Sang Diplomat - Sultan Baabullah (10 Februari 1528 – 09 Juli 1583)
  • Imam T. Umagapi, ST
  • 24 Maret 2024
  • 55 x

Pertemuan antara Francis Drake dan Pada tanggal 3 November 1579, Sultan Baabullah menerima kunjungan dari penjelajah Inggris Francis Drake, yang kala itu sedang memimpin sebuah ekspedisi pelayaran keliling dunia (ekspedisi keliling dunia kedua yang berhasil diselesaikan setelah Ekspedisi Magellan-Elcano). Drake menggambarkan Baabullah sebagai pria yang "berperawakan tinggi dan kuat, dengan wajah yang terkesan ramah dan layaknya bangsawan".[40] Baabullah menerima tamunya dengan gembira, mendatangi armada Drake untuk menyambut mereka di sana. Sang sultan menyatakan pertemanan abadinya dengan Ratu Elizabeth, dengan maksud untuk mengajak serta Inggris dalam perseteruan melawan Portugis.[41] Drake sendiri memang sengaja memilih berlabuh di Ternate karena mengetahui bahwa Ternate merupakan musuh Portugis.[42] Meski begitu, Drake menahan diri dari menyanggupi ajakan Baabullah untuk menyerbu orang-orang Portugis yang kini menetap di Tidore.[43]

Setelah perbincangan babak pertama berakhir, Baabullah mengirimkan hidangan mewah bagi Drake dan para awaknya di kapal. Hidangan yang disajikan mencakup nasi, ayam, tebu, air gula, buah-buahan, dan sagu. Drake merasa terkesan dengan Baabullah, dan menggambarkannya sebagai figur yang populer di kalangan rakyatnya.[44] Namun, ia tidak berhasil menegosiasikan hak dagang eksklusif bagi Inggris karena penolakannya atas permintaan Baabullah untuk membantu Ternate menyerang Portugis. Sumber Spanyol bahkan menyatakan bahwa sempat terjadi cekcok antara dirinya dan Baabullah, sebab ia menolak untuk membayar bea ekspor sebesar 10% yang telah ditetapkan oleh Sultan untuk hasil bumi Ternate. Kedua pihak baru berdamai setelah Drake mengirimkan sejumlah hadiah untuk Sultan dan berjanji akan memberikan bantuan persenjataan bagi Ternate.[45] Drake pun bersegera meninggalkan Ternate pada tanggal 9 November dengan sejumlah kecil cengkeh berkualitas tinggi, dan melanjutkan perjalanan melalui Sulawesi, Barativa (kemungkinan di Nusa Tenggara Timur?) dan Jawa.


wikipedia